Patroli Gabungan Insan Maritim III, Sosialisasi Penegakan Hukum di Wilayah Perairan Sumatera Selatan

      Rabu (19/02) Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Wilayah Sumatera Selatan dan Babel, bekerja sama dengan Kantor Distrik Navigasi Pelayaran Wilayah Sumsel Babel, Kesatuan Kepolisian Air dan Udara (AIRUD) POlda Sumsel beserta sejumlah Instan maritim terkait beserta stake holder maritim ikut serta dalam acara Sosialisasi Penegakan Hukum Wilayah Perairan di Sumsel babel, yang terpusat di Daerah Sungsang, Kabupaten Banyuasin.

 

 

Pada acara terkait, Sosialisasi dipaparkan oleh Kepala KSOP Sumsel Babel Bapak H. Irwan, Kepala Distrik Navigasi Sumsel Babel, Perwakilan Polisi Airud Polda Sumsel,  Kepala Tim Kesehatan Propinsi Sumsel yang mensosialisasikan penegakan hukum dan operasional pelayaran sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsinya masing-masing. Panitia juga telah menyiapkan beberapa bingkisan dan Doorprize menarik bagi para peserta dan masyarakat sekitar.

 

Acara dimulai di Dermaga Navigasi Sumsel Babel, Boom Baru Palembang dengan menaiki Kapal Negara Kalian, yang kemudian berlayar menuju wilayah Sungsang yang kemudian memusatkan acara sosialisasi di wilayah dan masyarakat nelayan di Sungsang.

 

 

 

Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin, yang dihadiri Kepala Seksi Angkutan ASDP Bapak Irwanto, SIP, MAP, MIDS dan Kepala Subbag TU UPTD Pelayanan Angkutan SDP Bapak Rika Alamlah, S.Sos, turut serta dalam acara.

Tampak hadir pada kegiatan ini perwakilan TNI AL, Basarnas, Pengawas Perikanan, Dinas Perhubungan Propinsi, Dinas Perhubungan Kota Palembang, perwakilan PT. Pelindo, Perwakilan Asosiasi Pelayaran Rakyat, PT. PKS, Pengusaha Pelabuhan dan kemaritiman di Wilayah Sumsel, Camat Sungsang, Beberapa Kepala Desa wilayah Kecamatan Sungsang, Kelompok Nelayan dan masyarakat setempat.

Wilayah Sungsang sendiri merupakan wilayah administrasi Kabupaten Banyuasin, yang merupakan perkampungan Nelayan dna telah dikenal hingga kemancanegara sebagai perkampungan unik dimana masyarakatnya sebagian besar bermata pencaharian di wilayah perairan dan laut, sehingga menjadi lokasi penting sebagai percontohan kepatuhan hukum dan perundangan-undangan wilayah perairan.

 

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*